Tampilkan postingan dengan label perang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Maret 2010

ARQUELLA: The Beginning of the Destiny (Maaya Hiroshi - 2009)

By Luz B.

 
Penyunting: Topik Mulyana
Penerbit: Sygma Publishing
Pengarah Artistik: Fery Puwi
Pewajah Sampul: Kebun Angan
Pewajah Isi dan Penata Letak: Ade Truna, Tio
Tebal: 462 halaman
 

Mengambil break dari sela-sela mengerjakan novelku sendiri, perkenankan aku menggelar satu repiu hasil penugasan dari Boz Pur. Sekalian juga, sebagai filler sebelum si Boz kembali dengan salah satu masterpiece soto(y)nya. Sudara-sudari segala agama dan agami, Allow me to present to you... Arquella, The Beginning of the Destiny karya Maaya Hiroshi.
   
Aku ngelihat buku ini benernya udah lama, tapi ga kunjung tergerak untuk mengambil. Alasannya? Empat hal. Pertama, cover yang no very. Idenya menarik sih; ada unsur api dan air, dan peperangan, dan gambar seorang cowok berbaju besi dan berpedang. Sampai disini, aku memujinya karena gagasan ini udah sangat memadai untuk menggambarkan isi cerita. Tapi sapa seh yang punya ide naruh gambar cewek pake gaun putih di depen cover?
 

Rabu, 03 Februari 2010

AKKADIA: Gerbang Sungai Tigris (R.D. Villam - 2009)

a Duet Review,
By F.A. Purawan - Luz B


Penerbit: Adhika-Pustaka
Editor: Arie Prabowo dan Bonmedo Tambunan
Design sampul : Imaginary Friends Studios (Hendryzero Prasetyo dan Eko Puteh)
Pewajahan Sampul dan isi : Lewi Djayaputra
Tebal: 391 halaman


(It's a new thingy di Fikfanindo as well. Sebuah review Duet. Sebagai penghargaan buat RD Villam, salah seorang tokoh senior dalam komunitas penulis Fantasi Indonesia --yang baru saja menelurkan Novel Perdana-nya-- maka Fikfanindo membuat suatu commemorative gesture: Bikin Review secara Duet. Kami akan mencoba merangkum isi kepala dua orang, dalam satu tulisan review yang semoga saja bermanfaat. For Your Info, tulisan ini tidak dikerjakan bersama-sama secara fisik, melainkan kolaborasi secara virtual. Reviewer juga tak berusaha ngompak-ngompakin pendapat sebelumnya. Please enjoy!)


Pada suatu hari, di 'Lapangan Bola Fikfanindo', datang 2 orang memakai busana jas & dandanan necis rapi ala pejabat penting. Yang satu seorang "om-om sexy berbodi Bondan Winarno yang menggemari segala jenis soto(y)". Sementara satunya lagi adalah "Makhluk Tuhan yang Paling Sinis, seorang cewek yang dari julukannya saja bisa disimpulkan bahwa ye-be-es memiliki kecantikan yang nyaing-nyaingin Mulan Jameela".

"Owh, Pliz deh," kata si Om. "Deskripsi barusan itu no very banget,"

"No very gimana, Om?"

Si Om membenahi kacamatanya hitam Oakley-nya dengan gaya cool. "Kalau you aja boleh Mulan Jameela kenapa juga I ga boleh Johnny Depp?"

Namun, sadar mereka berdua punya tugas yang lebih mulia daripada ngeributin deskripsi, mereka segera naik ke tribun komentator, penuh dengan napsu iblis untuk menguthek-uthek, mengkuyak-kuyak, menelisik-telisik, dibungkus dengan eufimisme "Pembelajaran Bersama" buat sesama aspiran penulis fantasi.

Yeah, whatever. Let the judging begins! (Salam buat Villam!)

Hari ini, Novel terbaru dari (mantan-calon) Penulis Tersohor (karena sekarang sudah jadi Penulis definitif--Selamat!) RD. Villam akan berlaga di lapangan Fikfanindo, di bawah tatapan mata ribuan pengunjung --baik dari kubu penggemar maupun kubu pencela-- dan terutama, di bawah tatapan mata elang Om-Sotoy dan Miss-Cynis.

Review dimulai. Para komentator langsung nyambar mike, yang ternyata cuma satu biji. Jauh di bawah, stadium tampak membludak oleh penonton yang bersorak-sorai tak sabar menanti pertandingan hari ini yang mengusung judul (Pertempuran) Akkadia: (Memperebutkan) Gerbang Sungai Tigris.